-
A
+
Kembali
Beranda Berita Kisah Sue: "Hanya ada kami berdua"

Kisah Sue: "Hanya ada kami berdua"

21 November 2025
Kisah Sue: "Hanya ada kami berdua"

"Saya tidak tahu apakah saya pernah benar-benar melihat diri saya sebagai seorang perawat."

Seperti kebanyakan pengasuh lainnya, perjalanan Sue dimulai secara bertahap. Seiring bertambahnya usia ibunya, Sue mulai membantu merawat saudara laki-lakinya, Nick, yang menderita sindrom Down. Kemudian, ketika ibunya didiagnosis menderita penyakit Parkinson, Sue menjadi pengasuh utama bagi mereka berdua.

"Saya memastikan semua orang sudah bangun, menyiapkan semua makanan, memastikan mereka sudah mandi dan siap untuk beraktivitas," jelas Sue. "Saya memiliki layanan yang sudah dipesan untuk membantu ibu saya di siang hari, saya akan pergi bekerja, dan saudara laki-laki saya akan dijemput untuk pergi ke tempat kerjanya. Saya akan pulang ke rumah, menyiapkan makanan di malam hari dan merapikan tempat tidur semua orang, lalu melakukan semuanya lagi keesokan harinya."

Meskipun ibunya akhirnya pindah ke panti jompo, Sue terus merawat Nick hingga hari ini. Ikatan erat mereka terlihat jelas.

"Hanya ada kami berdua, dan dia sangat senang," kata Sue. "Dia memiliki selera humor yang luar biasa. Dia suka menakut-nakuti saya kadang-kadang karena dia suka film horor. Nick juga suka mengambil foto selfie setiap kali kami pergi keluar."

Meskipun hubungan mereka kuat, seperti kebanyakan caregiver lainnya, Sue mempertimbangkan kebutuhan kakaknya dalam setiap keputusannya. Komitmen yang berkelanjutan ini menyisakan sedikit waktu untuk hobinya sendiri atau bersosialisasi, sesuatu yang dapat dipahami oleh banyak pengasuh.

Mencari dukungan tambahan, Sue menghubungi Carer Gateway (Gerbang Perawat), yang membantunya terhubung dengan kelompok dukungan sebaya setempat. Kelompok ini memberikan kesempatan kepada para perawat untuk beristirahat sejenak dari peran merawat, berbagi pengalaman dengan orang lain yang mengerti, dan menikmati kegiatan seperti berkebun, melukis, atau sekadar minum kopi dan mengobrol.

"Perawat lain benar-benar memahami apa yang Anda alami. Anda dapat berbicara satu sama lain dan tahu bahwa Anda tidak akan dihakimi."

Dua orang wanita duduk di bangku dengan secangkir teh sambil berbicara satu sama lain

Ketika Sue merasa lebih nyaman, ia menemukan kepastian bahwa ia tidak sendirian.

"Saya hanya butuh seseorang untuk mendengarkan. Dan kelompok dukungan sebaya melakukan hal itu."

Bagi Sue, merawat adalah tanggung jawab yang sangat besar dan hak istimewa yang terus membentuk hidupnya.

"Bahkan pada usia 51 tahun, saya melihat Nick mengembangkan beberapa keterampilan baru. Dan saya harus terus mengingatkan diri saya sendiri bahwa dia lebih mampu daripada yang saya kira. Kami adalah rekan yang cocok satu sama lain."

Dan nasihatnya untuk para perawat lainnya? "Ketika sesuatu terjadi, ambil napas dalam-dalam, besok adalah hari yang baru."

Banyak orang yang merawat anggota keluarga dengan sindrom Down mungkin tidak menyadari bahwa mereka adalah pengasuh, atau bahwa dukungan tersedia hanya untuk mereka. Carer Gateway (Gerbang Perawat) menawarkan dukungan emosional dan praktis gratis untuk setiap pengasuh dalam keluarga, termasuk pengasuh muda. Pelajari lebih lanjut di sini.

 

Kisah ini awalnya diterbitkan oleh Down Syndrome Victoria. Carer Gateway (Gerbang Perawat) - Holstep Health dengan bangga mendukung acara tahunan Down Syndrome Victoria, StepUp! pada bulan Oktober 2025. 

Temukan lebih banyak lagi

Join us to put sustainability into action this month!
Join us to put sustainability into action this month!

Pelajari lebih lanjut
New Holstep Aboriginal artwork celebrates culture and connection
New Holstep Aboriginal artwork celebrates culture and connection

Pelajari lebih lanjut
Seeing community care in action: Governor of Victoria visits Holstep Health
Seeing community care in action: Governor of Victoria visits Holstep Health

Pelajari lebih lanjut
Keluar cepat